• maurizkac

Strategi Co-Branding di Tengah Pandemi: Untung atau Buntung?


Co-Branding kini mungkin sudah tidak lagi menjadi kata asing bagi para pendiri usaha. Bagi kamu yang belum tahu, Co-Branding adalah strategi pemasaran dengan format kerjasama antara dua brand atau lebih yang bertujuan untuk menciptakan sebuah produk baru yang unik dan eksklusif, serta dapat meningkatkan nilai strategis yang saling menguntungkan.


Di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, Co-Branding sepertinya menjadi salah satu alternatif strategi yang wajib dilakukan oleh para brand. Pasalnya strategi ini bukan hanya ampuh untuk mengenalkan suatu produk brand, tetapi juga memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap penjualan.


Ada banyak perusahaan yang telah melakukan Co-Branding di tengah pandemi, mulai dari industri makanan, kosmetik, peralatan rumah tangga, barang elektronik, dan lain-lain.


Bagi kalian para pecinta kopi tentunya tahu dong dengan kopi kekinian “Kopi Kulo”?.

Kulo selama pandemi gencar melakukan kolaborasi, baik dengan brand lain maupun dengan komunitas.


September lalu, Kulo melakukan Co-Branding dengan menggandeng Hydro Coco, minuman kelapa dalam kemasan. Kolaborasi ini menghasilkan empat varian minuman rasa baru Cocolapa, Pink Paradise, Coco Latte, dan Pinacoco yang dipasarkan ke masyarakat untuk menemani beraktivitas di rumah (stay at home). Melalui inisiatif ini, penjualan online Kopi Kulo mengalami kenaikan menjadi 70% dari yang sebelumnya 55%.


Strategi yang sama juga dilakukan Oreo yang berkolaborasi dengan salah satu brand hypebeast Supreme. Hal tersebut sempat menyita perhatian netizen di awal tahun 2020. Pasalnya, biskuit Oreo yang biasa kita dapatkan di toko-toko dengan harga Rp.2000 - Rp.6000, kini harganya melambung tinggi menjadi Rp.500.000 - Rp.600.000 per bungkus.


Kalau kata Lulu dan Lula dalam akun @dnnashabrina: “Wow The Best Fantastic Four!!”


Tapi di samping harganya yang terbilang sangat fantastis, ternyata tak mengurungkan niat para Influencer untuk mencicipi biskuit dengan warna merah menyala tersebut. Dari influencer papan atas seperti Rachel Vennya, Rachel Goddard, Nabila Zirus, hingga Kekeyi pun ikut mencoba dan membagikan pengalamannya menyentap Oreo x Supreme di akan social media mereka.


Tak heran, jika strategi Co-Branding yang dilakukan Oreo dengan Supreme ini berhasil meningkatkan growth dan engagement kedua brand tersebut loh!


“Jaman sekarang sudah gak ada lagi brand yang saling berkompetisi, sekarang jamannya saling berkolaborasi.”


Written by Savira Chesaria, Consultancy PR Intern at Media Buffet

30 views0 comments