Segudang Ilmu PR Berkat Magang di PR Agency Jakarta

Diperbarui: 7 Feb




Nggak terasa udah hampir tiga bulan aku magang di salah satu PR Agency Jakarta, Media Buffet PR. Cerita dulu kali ya pengalaman awal daftar jadi intern di sini, biar asik haha. Sebagai mahasiswa semester akhir, aku pengen banget magang di agensi, terutama setelah aku tahu budaya Media Buffet PR. Selain karena penasaran gimana cara para konsultan menghandle klien yang banyak, aku juga mau nyari jenis perusahaan yang sesuai dengan gaya kerja aku.


Kebetulan, di semester sebelumnya aku udah pengalaman bekerja di beberapa jenis perusahaan, belum pernah di agensi. Jadilah aku daftar dan puji Tuhan lolos berkat tips lolos magang dari Media Buffet PR.


Selama tiga bulan ini pastinya banyak banget dong, yang bisa aku pelajari. Apa aja tuh? Cus, lanjut baca di bawah ya!


PR Writing

Yang pertama pastinya PR writing atau penulisan humas, karena aku sendiri mengambil posisi sebagai PR intern. Walaupun udah banyak belajar di perkuliahan, aku masih merasa kurang dalam praktik penulisan PR. Selama jadi intern di Media Buffet PR, aku diberi tantangan oleh salah satu konsultan untuk membuat press release. Awalnya, hasil press release yang aku buat banyak banget kekurangannya, mulai dari kesalahan dalam sudut pandang penulisan sampai gaya penulisan yang terlalu kaku. Untungnya, konsultan di Media Buffet sabar ngajarin aku. Mulai dari cross check press rilis yang udah aku tulis untuk melihat apakah masih ada kesalahan, ngasih tips bagaimana cara penulisan yang baik, sampai berulang kali ngingatin kalau aku melakukan kesalahan yang sama. Aku merasa ada peningkatan kemampuan dalam penulisan PR semenjak bergabung di Media Buffet. So happy!


Up to Date

Salah satu hal yang wajib dimiliki oleh PR adalah up to date. Mahasiswa PR pasti udah tau banget akan kewajiban ini. Sejak awal menjadi intern, aku ditugaskan untuk mengerjakan daily news update. Daily news update ini adalah rangkuman berita tentang klien dan kompetitor yang akan dikirimkan secara harian ke klien. Karena klien yang aku handle adalah iQiyi Indonesia, aku jadi up to date soal drama, film, maupun anime. Walaupun ngga menonton film tersebut, aku tetap bisa nyambung ngobrol sama siapapun karena sedikit banyak aku udah tau tentang film yang dibicarakan dari pemberitaan di media.


Oh iya, setiap hari Senin, tim Media Buffet PR juga akan berdiskusi tentang hal yang ramai dibicarakan selama seminggu terakhir. Diskusi ini dipimpin oleh CEO, yaitu Mas Bima. Setelah mendengar penjelasan singkat mengenai topik yang sedang trending tersebut, tim akan mengaitkan topik dengan industri PR maupun digital marketing. Dalam sesi satu jam ini, aku banyak mendapatkan insight baik dari Mas Bima, konsultan dan associate.


Media Relations

Di bulan kedua masa magang, aku dikasih tanggung jawab untuk melakukan praktik media relations. Kebetulan, pada saat itu iQiyi Indonesia sedang mengadakan program belajar bahasa Mandarin dengan mengundang teman-teman dari media. Tugas yang aku kerjakan cukup sederhana, yaitu menghubungi para jurnalis serta wartawan, memastikan kehadiran mereka sebelum kelas dimulai, dan mengirimkan sertifikat belajar setelah semua sesi kelas berakhir. Walaupun tampaknya mudah, ternyata aku juga berlatih cara berkomunikasi yang baik khususnya via teks atau tulisan.


Selain itu, aku juga turut membantu ketika iQiyi ingin membagikan merchandise kepada para wartawan yang sudah membantu dalam publikasi konten iQiyi. Mulai dari proses packing merchandise, pengiriman, sampai proses input data merchandise yang telah dikirim aku kerjakan bersama konsultan dan associate yang bertugas handle iQiyi. Seru!


Masih banyak lagi hal yang aku pelajari selama masa magang di Media Buffet. Semua pelajaran itu aku yakini bisa membantu untuk menjadi PR yang impactful dan profesional. Intinya, all these three months are totally worth it! :)


Written by Debora Septenia, Public Relations Intern at Media Buffet PR


82 tampilan0 komentar

Postingan Terkait

Lihat Semua