• muthia7

Digital Marketing 2022: 5 Prediksi Tren Media Sosial

Diperbarui: 7 Feb


New year is just 2 months left! Bukan untuk diri kita pribadi saja, awal tahun selalu jadi waktu yang baik untuk setting up a new goal buat strategi digital marketing dan communication efforts. Nah, salah satu cara terbaik untuk mempertahankan dan meningkatkan performance bisnis dengan staying up to date and relevant dengan audiens. Sebelumnya, kita sudah bahas Tren di Twitter yang bisa jadi inspirasi campaign kamu.


Prediksi Tren Media Sosial

Nah sekarang mumpung masih di Q4 2021, kita sama-sama lihat yuk prediksi social media trends untuk memperlancar strategi digital marketing di tahun depan.


Shopping Sambil Scrolling

Fitur ini sudah ada di beberapa media sosial seperti Instagram dan Facebook. Bahkan awal Juli 2021, Instagram resmi mengumumkan bahwa platformnya akan fokus di 4 fitur aja, termasuk fitur belanja. Dan yang terbaru, TikTok juga punya fitur serupa yang sudah bisa digunakan per September lalu. Fitur TikTok Shop juga menawarkan produk, mulai dari brand besar hingga produk dari UMKM.

Boomingnya Video Berdurasi Pendek

Short-video sudah ga asing lagi. Dulu diawali oleh Snapchat, lalu berkembang menjadi Stories yang diadopsi oleh beberapa platform, kemudian mengekor Tiktok, Reels dan Youtube Shorts. Dikutip dari Social Insiders, kebanyakan users lebih cenderung meng-skip Instagram stories yang berupa foto ketimbang video. Dan kebiasaan ini konsisten pada akun dengan <10k, <100k, dan >100k followers. Selain itu, penelitian oleh Cisco menunjukkan kalau di tahun 2022, 82% dari seluruh konten online yang beredar akan berupa video. Jadi, kalau kamu belum siap-siap investasi di konten gambar bergerak ini, lebih baik mulai dari sekarang, deh.

Teknologi Augmented Reality (AR) Tumbuh Subur

AR sudah terjalin erat dalam media sosial dan Snapchatlah pelopornya yang kemudian di adopsi oleh Instagram dengan berbagai filter. Facebook juga ikut menggunakan AR untuk meningkatkan user-experience dengan Facebook AR Studionya. Kini, fitur AR bukan sekedar hiburan semata, tapi juga bisa menjadi bagian dari campaign dan branding perusahaan. Sudah banyak perusahaan yang mengandalkan fitur AR sebagai strategi digital marketingnya. Media Buffet PR juga sudah meluncurkan filter AR di Instagram untuk merayakan Hari Batik.

Facebook Masih Mendominasi

Walaupun sering berurusan dengan sistem keamanan dan etik, Facebook masih mendominasi media sosial #1 sampai 2022. Mengutip Whatstrending, rata-rata pengguna menghabiskan waktu di Facebook sampai 58 menit per sesinya. Bayangkan berapa banyak iklan yang bisa diklik dalam waktu hampir satu jam. Ini peluang yang cukup bagus untuk brand agar membidik audiens yang lebih luas.

Menjamurnya User Generated Content (UGC)

UGC bisa dibilang salah satu strategi digital marketing yang ampuh. UGC bukanlah hal baru, tapi tren content marketing ini akan tetap bertahan pada 2022 nanti karena memungkinkan brand untuk menampilkan produk/layanannya dengan cara yang otentik dari customer atau pengguna. Cara ini juga memberikan kesan bahwa brand menghargai kreativitas dan kontribusi dari user mereka.


Itu lah beberapa prediksi tren media sosial versi Social Media Today yang harus kamu ketahui, terutama kalau kamu bekerja di Digital Marketing Agency atau Public Relations Agency. Kindly reminder, media sosial sangat dinamis dan setiap tahunnya akan selalu ada hal baru yang menjadi tren di tahun tersebut.


Jadi, sudah siap untuk buat rencana strategi digital marketing untuk 2022?


56 tampilan0 komentar

Postingan Terkait

Lihat Semua